House of Sampoerna, dari Pabrik Rokok Hingga Museum


Bagian depan Museum House of Sampoerna

Bagian depan Museum House of Sampoerna

Membuka lembar sejarah tembakau, kretek dan rokok di Indonesia amatlah panjang. Ada banyak tempat untuk melihat bukti sejara itu salah satunya adalah House of Sampoerna di Jl Taman Sampoerna 6, Surabaya. Bangunan yang dulunya gedung bioskop ini telah disulap menjadi sebuah kompleks museum yang memesona. Tak heran tempat ini pernah dinobatkan menjadi museum terfavorit kategori seni dan budaya oleh sebuah majalah wisata edisi April-Mei 2011. Apa yang menarik dari tempat ini hingga pernah mendapatkan predikat museum terfavorit?

Bangunan berusia lebih dari 140 tahun yang berdiri di lahan seluas 1,5 hektar sayang kalau dilewatkan begitu saja. Ada 3 bangunan yang bisa dinikmati, bangunan utama yang dijadikan museum di bagian tengah serta 2 bangunan kecil mengapit dan dikenal sebagai rumah barat dan timur. Rumah barat (kiri museum) saat ini dipergunakan sebagai rumah tinggal keluarga Sampoerna sedangkan rumah timur (kanan museum) dimanfaatkan untuk café. Bangunan yang saat ini berfungsi sebagai museum dulunya adalah sebuah gedung bioskop bernama Sampoerna Theater. Komedian legendaris Charlie Chaplin tercatat pernah mengunjungi tempat ini saat masih berfungsi sebagai bioskop.


Mengunjungi house of sampoerna bukan hanya melihat memorabilia benda-benda di dalam museum saja, tetapi Anda akan mendapatkan pengalaman visual yang luar biasa. Mungkin selama ini kita bertanya-tanya, bagaimana proses produksi rokok kretek? Kita bisa melihat bagaimana 234 pekerja memproduksi rokok kretek, dimana tiap pekerja mampu membuat 325 batang rokok per jam! Di lantai 2 museum selain menyediakan berbagai merchandise pengunjung bisa melihat dari balik kaca besar proses produksi rokok kretek. Sayangnya pengunjung tidak diperkenankan mengabadikannya karena ada larangan untuk mengambil foto maupun merekamnya.

Rumah timur yang saat ini dipergunakan sebagai café

Rumah timur yang saat ini dipergunakan sebagai café

Di belakang café terdapat sebuah galleri mungil yang dipergunakan untuk memamerkan berbagai karya seni dan terbuka untuk umum. Satu lagi kelebihan tempat ini adalah adanya program Surabaya Heritage Track (SHT). Pengunjung dapat berkeliling menikmati kota tua dan tempat-tempat bersejarah di Kota Surabaya dengan bus kecil yang disediakah House of Sampoerna. Kita cukup mendaftarkan diri dan memilih jam perjalanan yang diinginkan. Rute akan berganti-ganti saya beberapa kali mengikuti kegiatan ini dengan rute yang tidak pernah sama. Namun ada baiknya Anda memesan tempat terlebih dahulu karena seringkali peminat program ini melimpah sementara kapasitas tempat duduk bus terbatas.

Bus Surabaya Heritage Track (SHT)

Bus Surabaya Heritage Track (SHT)

Jadi tidak ada salahnya tempat ini menjadi salah satu tujuan wisata Anda. Rasakan sensasi bau cengkeh serta tembakau dan sapaan hangat dari pemandu museum, “Selamat datang di Museum House of Sampoerna…..”

* Tulisan ini pernah dimuat di Tabloid Hunianku edisi 44-April 2013

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s