Gedung Bundar, Bukti Keberadaan Arsitektur Art Deco di Magelang


VILLA Isola-Gedung Bundar? Adakah hubungan di antara kedua bangunan tersebut? Karena jika dikaji, Villa Isola terletak di Bandung sedangkan Gedung Bundar terletak di Jl. Sriwijaya Magelang. Adakah benang merah diantara keduanya? Secara tidak langsung bisa dikatakan ada. Gedung Bundar, demikian biasa disebut, memiliki luas 350 m2 dan berdiri di atas tanah seluas 1705 m2, dibangun oleh Tan Gwat Ling,tahun 1934. Sebagai agen besar berbagai barang konsumsi (teh, kopi, gula, tembakau dll) membuat dia sering bepergian ke Bandung. Begitu terkesannya dengan Villa Isola, menyebabkan Tan Gwat Ling berhasrat meniru bangunan bergaya Art Deco tersebut untuk kediaman pribadinya. Letak Gedung Bundar yang berada di jalan besar, serta bentuknya yang berbeda menyebabkan bangunan ini terlihat mencolok. Gedung ini mempunyai 3 buah bulatan sebagai aksen dari fasadenya. Selain itu terdapat halaman luas dan beberapa koleksi tanaman langka di bagian depannya.

Gedung Bundar dan Sejarahnya
Sejarah Gedung Bundar cukup panjang. Dimasa pendudukan Jepang, gedung ini pernah dirampas, dan sang pemilik dijebloskan ke dalam penjara. Meskipun tidak lama kemudian Tan Gwat Ling dibebaskan namun tidak secara otomatis gedung ini dikembalikan. Saat Jepang berhasil diusir dari Magelang dan digantikan oleh Belanda, gedung bundar juga ikut diduduki. Baru pada tahun 1951 gedung ini dikembalikan oleh pemerintah RI kepada pemiliknya. Tan Gwat Ling kemudian menempati kembali rumahnya dan memilik dua orang anak, Yongki Hartanto dan Lily Swanto (keduanya saat ini tinggal di Jakarta). Tan Gwat Ling meninggal tahun 1969, setahun kemudian sang istri menyusul. Karena kedua anaknya tinggal di Jakarta, gedung ini sempat dikelola adik perempuan Tan Gwat Ling. Tahun 70-an, adik perempuan Tan Gwat Ling sempat menjadikan sebagian Gedung Bundar sebagai kos. Hingga sekarang, gedung berbentuk bundar ini masih memiliki bentuk asli dan tidak mengalami perubahan. Hal ini sesuai dengan komitmen anak-anak dan keluarga besar Tan Gwat Ling, yang akan mempertahankannya sebagai salah satu peninggalan bersejarah dan heritage Kota Magelang. Foto-foto lain dari Gedung Bundar ini, silakan klik disini.

(Tulisan di atas diambil dari berbagai sumber)

4 thoughts on “Gedung Bundar, Bukti Keberadaan Arsitektur Art Deco di Magelang

  1. kunjungan balik.
    salam kenal mas, aduh punya kesenengan yg sama kelihatannya, boleh dunk kapan2 kita jalan hunting ?

    Tawaran yang menarik Mas Eko,monggo suatu saat Insya Alloh kita bisa menyusun jadual dan rencana bareng untuk memuaskan dahaga keingintahuan kita tentang heritage. Matur nuwun atas kunjungan dan tawarannya.

  2. Ping-balik: Sedikit Dari Pecinan Magelang « efenerr

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s