• Mukadimah
  • Potret Diri
  • Wajah Kita
  • Selamat Pagi…!

rasanrasan

~ ketika hadir sebagai beda, bukan sebagai sama, bukan sebagai satu.....

rasanrasan

Tag Archives: Lebaran

Lebaran: Danau Pencerahan

08 Rabu Sep 2010

Posted by Aji Prarismawan in Apa Kata Mereka

≈ Tinggalkan sebuah Komentar

Tag

Kebudayaan, Kembali, Kultur, Lebaran, Pulang

Oleh : Indra Tranggono, Pemerhati Budaya; Bermukim di Yogyakarta
Dimuat di Harian Kompas, 8 September 2010

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1431 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1431 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin

LEBARAN selalu jadi momentum sosiologis-kultural yang mengaduk-aduk perasaan: bahagia dan cemas.

Bahagia karena orang menemukan makna eksistensial kemanusiaannya di dalam sarang kehangatan sanak saudara dan handai tolan. Cemas karena untuk mewujudkan niat pulang ke ”sarang”, orang harus mengeluarkan banyak ongkos tinggi, baik material maupun nonmaterial.

Kultur Lebaran, yang terasa sangat mahal itu, dengan dinginnya menyodorkan berbagai ”kuitansi” yang harus dibayar tunai; dari kebutuhan dan jasa yang berharga mahal hingga seluruh pengorbanan lahir batin selama orang menempuh perjalanan pulang. Budayawan Umar Kayam menyebut, pada momentum Lebaran, orang-orang menjelma menjadi burung-burung urban yang terbang dari kota-kota besar dan kecil menuju ”sarang” sosial dan kulturalnya, dengan penuh risiko.

Konsep pulang

Meskipun Lebaran terasa sangat mahal, tidak sedikit orang tetap punya tekat untuk merayakannya di kampung halaman. Ini menunjukkan bahwa setiap manusia pada dasarnya memiliki konsep untuk pulang ke asal- usul, ke lubuk sejarah, tradisi, budaya, dan akar sosialnya. Bagi banyak orang dengan berbagai latar belakang sosial, budaya, ekonomi dan agama, Lebaran menjadi momentum ”sakral” untuk merebut kemanusiaannya dari pusaran rutinitas kehidupan yang selama ini cenderung menjadikan dirinya sebagai ”mesin” yang dihargai karena fungsinya. ”Mesin-mesin” itu kini untuk sementara off dan sedang merebut hati nuraninya yang selama ini ”tersingsal” di balik timbunan kesibukan.

Di dalam momentum kelahiran kembali sebagai ”manusia” itu, banyak orang melakukan peziarahan dan penyerapan nilai- nilai yang terkait dengan asal- usul, sekaligus melakukan pengukuhan diri bahwa dirinya tetap menjadi bagian penting dan bermakna dari komunitas sosial- kulturalnya. Setiap orang pun menemukan oase atau danau-danau pencerahan sekaligus kehangatan persaudaraan. Nilai-nilai budaya lokal atau juga agama itu menjadi modal penting untuk memasuki rutinitas kehidupan urban yang kering, serba fungsional dan pragmatis.
Continue reading »

-7.290322 112.789003

The Power of Lebaran

22 Senin Sep 2008

Posted by Aji Prarismawan in Asal Usil

≈ 2 Komentar

Tag

Lebaran, Mudik, Silaturahmi

Maaf Lahir Batin

MUDIK! Kata yang pertama kali terpikirkan begitu mendengar kata Lebaran. Untuk mempersiapkan tradisi mudik, tabungan dan simpanan yang dikumpulkan dalam rentang satu tahun rela dihabiskan. Hasil jerih payah tersebut biasanya dipergunakan untuk menyediakan pernak-pernik lebaran, mulai dari “menu wajib” baju baru hingga aneka makanan.

Rangkaian lain dari kegiatan mudik adalah silaturahmi, bertemu sanak saudara di kampung halaman. Ada sebuah upaya untuk menciptakan “ruang rindu”, ruang imajinasi untuk membangkitkan kenangan (memori). Hingga tak jarang sering dijumpai kegiatan penunjang silaturahmi misal arisan keluarga, reuni ataupun kegiatan-kegiatan lain yang berkaitan dengan pertemuan dan pembangkitan kenangan. Rentang waktu tertentu rupanya benar-benar meninggalkan hasrat untuk bertemu secara fisik. Selain tujuan utama lebaran untuk saling bermaafan, proses pertemuan secara fisikpun menjadi salah satu daya tarik tersendiri. Jika merunut perkembangan peradaban yang makin maju (modern), acara mudik, sekedar saling silaturahmi fisik yang terkadang dalam prosesnya seringkali menimbulkan kemacetan luar biasa dan kejadian-kejadian lalu lintas bisa dilakukan dengan cara lain sehingga tidak menimbulkan efek negatif seperti macet dan kecelakaan lalu lintas. Kemajuan teknologi seperti telepon (termasuk handphone) yang sudah merambah pelosok bisa dimanfaatkan, baik melalui panggilan (menelepon), SMS, MMS dan fitur-fitur pendukung lain. Fenomena ini biasanya disikapi operator (penyedia layanan telepon) dengan mengobral berbagai kemudahan fasilitas dan tarif yang terkadang tidak masuk akal. Belum lagi pemanfaatan jaringan internet maupun pos. Toh fasilitas-fasilitas tersebut tetap tidak menggoyahkan tradisi mudik ini.
Continue reading »

♣ Jejak…..

Arsitek di ruang angan dan kenyataan

♣ Blogroll

  • 19design – Arsitektur Interior Landscape
  • greenatlas
  • greenmap
  • Kajian Internasional Strategis
  • naris batik
  • supergaban

♣ Kategori

♣ Arsip

♣ Translate To

♣

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

♣ Pengunjung

  • 24,878 hits

♣ Statistik Blog

HTML hit counter - Quick-counter.net
Add to Technorati Favorites
Check PageRank

♣ Dimanakah Aku

♣ Statusku

♣ Online

online counter

♣ Almanak

Mei 2012
S S R K J S M
« Mar    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

♣ Tulisan Terkini

  • Trowulan, Melacak Jejak Masa Lalu
  • Syang Art Space
  • Indonesiaku Kini, “Sambung Menyambung Menjadi Satu”
  • Langgeng Fine Art Gallery, Sebuah Catatan dan Harapan
  • Menuju Surabaya yang Lebih Hijau

♣ Tulisan Teratas

  • Malioboro: Dari Kematian Tugu Waktu sampai Politik Tanda Mata
  • Menuju Surabaya yang Lebih Hijau
  • Balai Kota Surabaya (Staadhuis te Soerabaia), “Total Work of Art”
  • Menyusuri Jejak Masa Lalu ("Makam Tua Peneleh")
  • Selamat Pagi...!

♣ Kata Kunci

alun-alun Arsitektur Art Deco Bambang D.H BBM Belanda Deddy irianto Euro 2008 Galeri Langgeng Gedung Bundar Hugo Chavez inefisiensi Insomnia Jawa Pos Kafein Kebangkitan Nasional kemacetan Kenaikan BBM kolonial kota Lebaran lembur Magelang Malioboro Minyak OPEC Pasar Pasar Turi pedestrian pemadaman bergilir penataan PLN Ruang ruang publik Sehat Senirupa Shopping City SSF Stress Sultan Hamengku Buwono X Surabaya Thomas Karsten Tidur transportasi zebra cross

♣ Komentar Terakhir

eko on Langgeng Fine Art Gallery, Seb…
cincinatim on Gedung Bundar, Bukti Keberadaa…
okta on Syang Art Space
okta on Syang Art Space
dian cahyo on Membangun Kawasan Bersejarah y…
Mario on Menyusuri Jejak Masa Lalu (…
Tina Chayanx Adix on Selamat Pagi…!
Tina Chayanx Adix on Selamat Pagi…!
De'e Pothele on Jejak Purba di Sangiran
martha Hartanti on Galeri Langgeng dan Hiruk Piku…

♣ Catatan Arsitektural-ku

19desain

♣ Portofolioku

Gerbang Tol Waru

BBPJN V - 3

BBPJN V - 2

BBPJN V - 1

Islamic Village

More Photos

♣ Dunia-ku

Aji Prarismawan | Create your badge

Blog pada WordPress.com. Tema: Chateau oleh Ignacio Ricci.