• Mukadimah
  • Potret Diri
  • Wajah Kita
  • Selamat Pagi…!

rasanrasan

~ ketika hadir sebagai beda, bukan sebagai sama, bukan sebagai satu.....

rasanrasan

Tag Archives: Gedung Bundar

Gedung Bundar, Jejak Arsitektur Art Deco di Kota Magelang

23 Rabu Feb 2011

Posted by Aji Prarismawan in Magelang-AN

≈ Tinggalkan sebuah Komentar

Tag

Art Deco, Gedung Bundar, Magelang

Gedung Bundar di Jl Sriwijaya Magelang

Magelang, kota kecil di sisi selatan Jawa Tengah, ternyata menyimpan kekayaan bangunan bersejarah. Jejak itu dapat terlihat hingga kini pada beberapa bangunan peninggalan, mulai dari perkantoran, peribadatan, pendidikan, kesehatan, rumah tinggal, kompleks militer, jaringan jalan dan transportasi serta saluran air (drainage).

Berada pada 7° Lintang Selatan, 110° Bujur Timur serta ketinggian ± 375 m di atas permukaan laut, secara geografis posisi Kota Magelang menjadi strategis karena terletak di tengah pulau Jawa sehingga lokasinya mudah dijangkau. Kestrategisan tersebut bisa dilihat pada posisinya yang berada di persimpangan poros utama: Yogyakarta – Semarang, Yogyakarta – Wonosobo, Semarang – Kebumen – Cilacap, hanya berjarak 76 km dari Semarang dan 42 km dari Yogyakarta. Kota Magelang juga dikelilingi gunung-gunung dan bukit-bukit seperti, Gunung Sindoro, Gunung Sumbing, Gunung Perahu. Gunung Telomoyo, Gunung Merbabu, Gunung Merapi, Gunung Andong, Perbukitan Menoreh serta “Bukit Tidar” yang terletak di jantung kota.

Kondisi ini menyebabkan Kota Magelang berhawa sejuk sehingga di masa lalu menjadi salah satu kota tujuan tempat tinggal bagi orang-orang Belanda. Tak mengherankan jika banyak bangunan peninggalan masa kolonial. Salah satunya adalah Gedung Bundar, sebuah bangunan berlanggam Art Deco di Jl. Sriwijaya. Tidak terlalu sulit untuk mencari gedung bundar ini. Bentuknya yang bundar terlihat berbeda dibandingkan bangunan-bangunan di sekitarnya dan menjadikan bangunan ini mudah dikenali. Letaknya yang berada di tepi jalan, hanya berjarak 500 meter di sisi timur Jl Pemuda (pusat Kota Magelang, masyarakat menyebut kawasan ini Pecinan) memudahkan siapa saja yang akan mengunjunginya.

Continue reading »

-7.290322 112.789003

Gedung Bundar, Bukti Keberadaan Arsitektur Art Deco di Magelang

14 Kamis Jan 2010

Posted by Aji Prarismawan in Magelang-AN

≈ 3 Komentar

Tag

Art Deco, Gedung Bundar, Magelang

VILLA Isola-Gedung Bundar? Adakah hubungan di antara kedua bangunan tersebut? Karena jika dikaji, Villa Isola terletak di Bandung sedangkan Gedung Bundar terletak di Jl. Sriwijaya Magelang. Adakah benang merah diantara keduanya? Secara tidak langsung bisa dikatakan ada. Gedung Bundar, demikian biasa disebut, memiliki luas 350 m2 dan berdiri di atas tanah seluas 1705 m2, dibangun oleh Tan Gwat Ling,tahun 1934. Sebagai agen besar berbagai barang konsumsi (teh, kopi, gula, tembakau dll) membuat dia sering bepergian ke Bandung. Begitu terkesannya dengan Villa Isola, menyebabkan Tan Gwat Ling berhasrat meniru bangunan bergaya Art Deco tersebut untuk kediaman pribadinya. Letak Gedung Bundar yang berada di jalan besar, serta bentuknya yang berbeda menyebabkan bangunan ini terlihat mencolok. Gedung ini mempunyai 3 buah bulatan sebagai aksen dari fasadenya. Selain itu terdapat halaman luas dan beberapa koleksi tanaman langka di bagian depannya.
Continue reading »

♣ Jejak…..

Arsitek di ruang angan dan kenyataan

♣ Blogroll

  • 19design – Arsitektur Interior Landscape
  • greenatlas
  • greenmap
  • Kajian Internasional Strategis
  • naris batik
  • supergaban

♣ Kategori

♣ Arsip

♣ Translate To

♣

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

♣ Pengunjung

  • 24,878 hits

♣ Statistik Blog

HTML hit counter - Quick-counter.net
Add to Technorati Favorites
Check PageRank

♣ Dimanakah Aku

♣ Statusku

♣ Online

online counter

♣ Almanak

Mei 2012
S S R K J S M
« Mar    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

♣ Tulisan Terkini

  • Trowulan, Melacak Jejak Masa Lalu
  • Syang Art Space
  • Indonesiaku Kini, “Sambung Menyambung Menjadi Satu”
  • Langgeng Fine Art Gallery, Sebuah Catatan dan Harapan
  • Menuju Surabaya yang Lebih Hijau

♣ Tulisan Teratas

  • Malioboro: Dari Kematian Tugu Waktu sampai Politik Tanda Mata
  • Menuju Surabaya yang Lebih Hijau
  • Balai Kota Surabaya (Staadhuis te Soerabaia), “Total Work of Art”
  • Menyusuri Jejak Masa Lalu ("Makam Tua Peneleh")
  • Selamat Pagi...!

♣ Kata Kunci

alun-alun Arsitektur Art Deco Bambang D.H BBM Belanda Deddy irianto Euro 2008 Galeri Langgeng Gedung Bundar Hugo Chavez inefisiensi Insomnia Jawa Pos Kafein Kebangkitan Nasional kemacetan Kenaikan BBM kolonial kota Lebaran lembur Magelang Malioboro Minyak OPEC Pasar Pasar Turi pedestrian pemadaman bergilir penataan PLN Ruang ruang publik Sehat Senirupa Shopping City SSF Stress Sultan Hamengku Buwono X Surabaya Thomas Karsten Tidur transportasi zebra cross

♣ Komentar Terakhir

eko on Langgeng Fine Art Gallery, Seb…
cincinatim on Gedung Bundar, Bukti Keberadaa…
okta on Syang Art Space
okta on Syang Art Space
dian cahyo on Membangun Kawasan Bersejarah y…
Mario on Menyusuri Jejak Masa Lalu (…
Tina Chayanx Adix on Selamat Pagi…!
Tina Chayanx Adix on Selamat Pagi…!
De'e Pothele on Jejak Purba di Sangiran
martha Hartanti on Galeri Langgeng dan Hiruk Piku…

♣ Catatan Arsitektural-ku

19desain

♣ Portofolioku

Gerbang Tol Waru

BBPJN V - 3

BBPJN V - 2

BBPJN V - 1

Islamic Village

More Photos

♣ Dunia-ku

Aji Prarismawan | Create your badge

Blog pada WordPress.com. Tema: Chateau oleh Ignacio Ricci.